BPOM Didesak Tangani IKM Produsen Frozen Food

agen-frozenfood

Gabungan Pengusaha Santapan serta Minuman( Gapmmi) memohon Tubuh Pengawas Santapan serta Obat mengedukasi industri kecil serta menengah( IKM) pengolahan daging beku lantaran telah mengkhawatirkan.

Gabungan Pengusaha Santapan serta Minuman( Gapmmi) berharap Tubuh Pengawas Santapan serta Obat mengedukasi industri kecil serta menengah( IKM) pengolahan daging beku lantaran telah mengkhawatirkan.

Gapmmi melaporkan IKM daging beku( frozen food) menggapai 10% dari total IKM olahan pangan yang terdapat. Pimpinan Komite Kebijakan Publik& Ikatan Antar Lembaga Gapmmi Doni Wibisono berkata jumlah pelakon IKM yang memproduksi santapan ringan lebih banyak dari IKM frozen food ialah dekat 30% dari total IKM olahan pangan nasional.

Tetapi, ia memperhitungkan produk frozen food dari IKM mempunyai akibat kesehatan yang lebih besar. Doni berkata Tubuh Pengawas Santapan serta Obat( BPOM) mengendalikan kalau cuma terdapat 2 produk yang tidak boleh dibuat oleh IKM ialah susu balita serta frozen food. Alasannya, kedua produk tersebut mempunyai kesusahan bahan baku serta proses penciptaan yang tidak bisa dicoba oleh IKM.

“ Susu balita itu sulit[diproduksi]. Kemudian frozen food sebab perlu proses teknologi pangan spesial. Mulai gimana metode membekukan hingga metode mempersiapkan produk tersebut,” ucapnya kepada Bisnis, Rabu( 21/ 8/ 2019).

Grupnya mempertanyakan hasil produk frozen food yang dibuat IKM lantaran cuma mempunyai sertifikasi pangan industri rumah tangga( PIRT). Baginya, penciptaan forzen food dengan perlengkapan yang tidak steril bisa dengan gampang membuat konsumen sakit.

Doni melaporkan sertifikasi PIRT cuma menguji keberadaan jamur serta lumut pada suatu produk olahan pangan. Ada pula, sertifikasi santapan dalam negara( MD) mewajibkan auditor buat mengecek segala proses penciptaan, pengemasan, apalagi kemasan itu sendiri.

“ Sorry to say, keilmuan tentang pangan itu lebih mumpuni BPOM serta Balai POM daripada Dinkes,” ucapnya.

Doni berkata terdapatnya pemakaian label yang tidak pas serta sedikitnya penyuluhan penciptaan frozen food kepada IKM salah satunya diakibatkan oleh paradigma pelakon IKM yang galat menimpa tarif sertifikasi MD.

Pelakon IKM, katanya, mempunyai paradigma kalau sertifikasi PIRT oleh Dinas Kesehatan( Dinkes) lebih murah daripada sertifikasi MD oleh BPOM. BPOM sendiri berencana hendak memangkas tarif sertifikasi MD sebanyak 50% untuk IKM.